INFO SEHAT, Port Louis, Mauritius – Teh hijau dan pepaya berguna mencegah diabetes. Ini menurut temuan para peneliti di Pusat Penelitian Biomedis dan Biomaterial di Univerisitas Mauritius.
“Teh hijau Mauritius mencegah peningkatan kadar gula dalam darah, sementara pepaya yang difermentasi membantu secara positif mengurangi tingkat reaktif protein C dan keasaman air seni,” ujar Profesor Theesan Bahorun ketika mempresentasikan temuannya, Rabu (9/10/2013).
Bahorun mengungkapkan hasil penelitiannya yang signifikan, karena sejumlah temuan itu menunjukkan pengurangan berbagai faktor risiko diabetes dan penyakit kardiovaskuler tanpa intervensi pengobatan medis.
Para peneliti menanyai 77 responden yang sudah sampai tahap awal terkena diabetes, untuk meminum tiga gelas teh hiaju sebelum makan selama 14 hari. Sebanyak 78 orang lainnya diminta meminum air panas tiap hari selama 14 hari, diikuti dengan masa jeda selama dua pekan.
Mereka kemudian mengikuti ujibio-marker: tingkat glisemia dan lipid, sistem kekebalan, fungsi liver dan hati, inflamasi serta tingkat racun zat besi.
“Kita menemukan bahwa teh hijau memperkuat pertahanan antioksidan bagi mereka yang memasuki tahap pra-diabetes. Dan yang paling penting, teh hijau tidak mempunyai dampak negatif,” terang Bahorun.
Kelompok 112 orang lainnya diteliti mengenai dampak pepaya fermentasi terhadap diabetes. Sekitar 50 orang mengkonsumsi dua sachet pepaya fermentasi setiap hari selama 14 pekan.
Sedangkan 78 orang lainnya meminum dua gelas air panas tiap hari pada periode yang sama, diikuti dengan dua pekan masa tenggang. Kemudian mereka diuji kandungan glisemia, kolesterol, urea, keratin dan keasaman air seninya.
“Mereka yang mengkonsumsi dua sachet pepaya fermentasi menunjukkan beberapa perubahan positif terhadap sejumlah faktor risiko diabetes, “ ungkap Bahorun, seperti ditulis China Daily.
Saat mengonsumsi dosis kecil pepaya fermentasi, maka bisa membantu kesehatan tenggorokan.

No comments:
Post a Comment