//code starts//
Ads by Google

Get This Pop-up Window

Your Adsesne Code Here


//code ends//

Wednesday, October 9, 2013

Kurangnya Kecintaan akan Peninggalan Sejarah
Tak Semua Bangunan Sejarah Bisa Dinikmati

Info Wisata, Jakarta-Di Jakarta banyak terdapat bangunan peninggalan zaman kolonial Belanda. Namun hanya beberapa di antaranya yang masih bisa dinikmati sebagai obyek wisata.

Selain karena faktor usia, sejumlah bangunan tua peninggalan sejarah
akhirnya aus karena keengganan berbagai pihak untuk merawat atau
sekedar menjaga kebersihannya.
Seperti bangunan bersejarah yang hingga kini masih beroperasional
seperti fungsi awalnya yaitu Stasiun Jakarta Kota atau yang dulu
dikenal sebagai Stasiun Beos, kependekan dari Bataviasche Ooster
Spoorweg Maatschapij (Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur) yangterletak di daerah Kota, Jakarta Barat.
Sosiolog Perkotaan Johannes Frederik Warouw mengatakan,
kondisi stasiun Beos selama dibawah pemerintahaan Belanda jauh berbedadengan ketika ini dikelola pemerintah kita. Khususnya soal
kebersihannya.
"Waktu zaman kolonial ini sangat bersih sekali. Namun kondisinya mulai
menjadi rusak setelah menjelang kemerdekaan (RI)," kata Johannes dalamacara Clif Cleaning Project 2013, Kembali Tularkan Semangat BudayaHidup Bersih melalui Kebersihan Tempat Bersejarah Kota Jakarta diStasiun Jakarta Kota, Jakarta, Selasa (8/10).
Johannes mengatakan, hal ini dikarenakan adanya perbedaan kesadaran
akan pentingnya kebersihan yang telah membudaya pada masyarakat zamankolonial Belanda.
"Pada zaman kolonial ini ada semacam paksaan bahwa penduduknya harusmenjaga kebersihan, karenanya masyarakat pada masa itu melihat bahwakebersihan menjadi sesuatu yang wajib yang harus dijaga setiap hari,"tandasnya.
Selain itu, terangnya, asal muasal bangunan-bangunan itu turut
mempengaruhi pandangan masyarakat saat ini.
"Bangunan-bangunan peninggalan sejarah jaman kolonial dianggap sebagaiwarisan feodal jadi ada anggapan ini harus dihancurkan atau dibiarkan hancur dengansendirinya," terangnya.
Sementara Clif Cleaning Project adalah acara tahunan yang dilakukan
Clif, produk pembersih rumah tangga, untuk menggalang kepedulian
masyarakat Jakarta untuk menjaga kebersihan situs bersejarah kota.
Sebanyak 200 sukarelawan akan dikerahkan untuk membersihkan Stasiun
Kereta Jakarta Kota seluas 3000 meter persegi dan sejumlah armada
kereta.
"Sementara PT Kereta Api Indonesia terus meningkatkan fasilitas dan
pelayanan untuk kemudahaan transportasi massal ini, sayangnya masih
banyak yang belum memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kebersihan danmelestarikan keindahan situs bersejarah kotanya," kata Asep Haekal,
Brand Manager Cif PT Unilever Indonesia.
"Kecintaan masyarakat terhadap situs bersejarah masih perlu
ditingkatkan. Sebenarnya mereka memahami betul pentingnya nilai
sejarah situs-situs tua itu, namun masih perlu dibangun kesadaran
untuk memelihara peninggalan sejarah itu," sambung Johannes.

Sumber : inilah.com

No comments:

Post a Comment