Info Kesehatan - Makanan dan minuman yang diklaim sehat ternyata memiliki kandungan gula sangat tinggi dibandingkan donat.
Penelitian terhadap beberapa produk yang paling laris di Inggris mengungkapkan, buah berry merah dingin dari Costa Cofee mengandung 97,1 gram gula atau setara dengan 24 sendok teh. Peneliti membandingkan dengan donat Krispy Kreme yang hanya berisi tujuh gram gula atau 13 kali lebih kecil dari minuman costa.
Delapan dari 10 dokter dalam survei global menyebut konsumsi gula berlebihan dikaitkan dengan obesitas dan diabetes tipe II. Ini juga memiliki kaitan langsung dengan penyakit jantung.
Konsumsi harian yang direkomendasikan adalah maksimum tambahan gula 90g bagi wanita dan 120g bagi pria.
Namun Credit Suisse, yang melakukan penelian melaporkan, mungkin sulit membatasi konsumsi karena beberapa makanan harian yang populer seperti minuman dari Starbucks dan muffin - dapat berisi lebih banyak gula dari beberapa donat.
Jack Winkler, seorang akademisi dan aktivis terhadap gula yang berlebihan dalam diet, mengatakan, "Kami terbiasa dengan makanan sangat manis karena mereka menjualnya sangat baik tapi ini perlu diubah. Kami makan terlalu banyak gula dan kita membayar lebih banyak."
Ia mengatakan pemanis buatan sudah banyak digunakan dalam minuman ringan , dan industri makanan harus mempertimbangkan menggunakan gula dalam produk lainnya.
Aseem Malhotra, ahli jantung dan penulis, mengatakan, "Gula tambahan tidak memiliki nilai gizi dan kita tidak membutuhkannya. Bukti menunjukkan bahwa gula merupakan ancaman bagi kesehatan."
"Starbucks adalah salah satu pengecer yang pertama menampilkan konten kalori pada papan menu kami dan kami menyediakan pelanggan dengan pilihan-pilihan yang lebih ringan," kata Juru bicara Starbucks seperti dilansir dari dailymail.
Sementara Juru bicara Costa Coffee mengatakan, "Costa mengambil keseimbangan gizi dari semua makanan dan minuman yang sangat serius. Kami meningkatkan kualitas informasi yang tersedia dan telah melakukan banyak langkah untuk mengurangi lemak, kalori dan kadar gula."
Namun Credit Suisse, yang melakukan penelian melaporkan, mungkin sulit membatasi konsumsi karena beberapa makanan harian yang populer seperti minuman dari Starbucks dan muffin - dapat berisi lebih banyak gula dari beberapa donat.
Jack Winkler, seorang akademisi dan aktivis terhadap gula yang berlebihan dalam diet, mengatakan, "Kami terbiasa dengan makanan sangat manis karena mereka menjualnya sangat baik tapi ini perlu diubah. Kami makan terlalu banyak gula dan kita membayar lebih banyak."
Ia mengatakan pemanis buatan sudah banyak digunakan dalam minuman ringan , dan industri makanan harus mempertimbangkan menggunakan gula dalam produk lainnya.
Aseem Malhotra, ahli jantung dan penulis, mengatakan, "Gula tambahan tidak memiliki nilai gizi dan kita tidak membutuhkannya. Bukti menunjukkan bahwa gula merupakan ancaman bagi kesehatan."
"Starbucks adalah salah satu pengecer yang pertama menampilkan konten kalori pada papan menu kami dan kami menyediakan pelanggan dengan pilihan-pilihan yang lebih ringan," kata Juru bicara Starbucks seperti dilansir dari dailymail.
Sementara Juru bicara Costa Coffee mengatakan, "Costa mengambil keseimbangan gizi dari semua makanan dan minuman yang sangat serius. Kami meningkatkan kualitas informasi yang tersedia dan telah melakukan banyak langkah untuk mengurangi lemak, kalori dan kadar gula."
(Sumber : inilah.com)

No comments:
Post a Comment