INFO SEHAT, Jakarta - Sinar ultraviolet tak hanya buruk bagi kesehatan kulit, tapi juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan mata yang akan berdampak buruk bagi kualitas penglihatan.
Dokter Spesialis Mata Dr Johan Hutauruk MD menjelaskan, setidaknya ada dua gangguan kesehatan mata karena paparan sinar ultraviolet yang terus menerus diterima, yaitu pterigium dan katarak.
"Pterigium adalah munculnya pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening (konjungtiva) di bagian putih mata sementara katarak adalah lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Keduanya membuat penglihatan menjadi buram," terang Johan dalam acara SOHO #Better U:Hari Penglihatan Sedunia di Jakarta.
Apalagi di daerah tropis seperti di Indonesia, risiko terpapar sinar ultraviolet menjadi sangat besar karenanya penting untuk mencegah paparan sinar ultraviolet berlebihan dan secara terus menerus.
Johan menerangkan, cara paling sederhana menangkal paparan sinar matahari berbahaya adalah menggunakan kacamata hitam atau dengan mengenakan topi. Namun ini yang masih sedikit dilakukan oleh orang Indonesia.
Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek SpM (K) cara tersebut.
Dokter Spesialis Mata Dr Johan Hutauruk MD menjelaskan, setidaknya ada dua gangguan kesehatan mata karena paparan sinar ultraviolet yang terus menerus diterima, yaitu pterigium dan katarak.
"Pterigium adalah munculnya pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening (konjungtiva) di bagian putih mata sementara katarak adalah lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Keduanya membuat penglihatan menjadi buram," terang Johan dalam acara SOHO #Better U:Hari Penglihatan Sedunia di Jakarta.
Apalagi di daerah tropis seperti di Indonesia, risiko terpapar sinar ultraviolet menjadi sangat besar karenanya penting untuk mencegah paparan sinar ultraviolet berlebihan dan secara terus menerus.
Johan menerangkan, cara paling sederhana menangkal paparan sinar matahari berbahaya adalah menggunakan kacamata hitam atau dengan mengenakan topi. Namun ini yang masih sedikit dilakukan oleh orang Indonesia.
Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek SpM (K) cara tersebut.
"Paparan UV di Indonesia cukup tinggi, namun banyak yang belum memperhatikan bagaimana mencegah ini mengenai mata karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan mata. Salah satunya memakai topi yang belum menjadi kebiasaan, ini sebenarnya cara yang simple tapi sedikit yang melakukan karena takut dibilang aneh," katanya dalam kesempatan yang sama.
Sumber : inilah.com

No comments:
Post a Comment