//code starts//
Ads by Google

Get This Pop-up Window

Your Adsesne Code Here


//code ends//

Wednesday, October 9, 2013

Berapa Gaji Anggota Kongres dan Presiden AS?


Info Dunia, Washington – Berapa gaji para eksekutif pemerintah dan anggota para DPR (House of Representative) serta anggota Senat Amerika Serikat? Apakah mereka rela menyisihkan gajinya selama berlangsungnya masa “government shutdown” demi ratusan ribu pegawai pemerintah yang dirumahkan?
Pertanyaan-pertanyaan itu menggelitik rasa ingin tahu rakyat AS (dan mungkin juga kita) mengenai penghasilan resmi dua institusi legislatif dan eksekutif dalam perpolitikan Amerika Serikat. Rakyat AS memahami nasib ratusan ribu pegawai pemerintah federal AS yang dirumahkan sementara tanpa mendapat “tunjangan cuti” atau gaji.
Namun para anggota legislatif dan presiden (serta wakilnya), yang menyebabkan “penggembokan” sebagian kantor dan layanan publik, itu justru harus tetap digaji selama penutupan sementara kantor pemerintah AS (partial shutdown) sebagaimana diamanatkan undang-undang. Pekerjaan dan jabatan mereka itu disahkan oleh Konstitusi AS dan mereka digaji dari dana yang sudah disisihkan setiap tahunnya.
Para anggota Kongres (DPR AS) dan Senat (Majelis Rendah) menerima gaji sebesar US$ 174.000 setahun sejak 2009. Di antara para pemimpin Kongres, seperti Ketua DPR John A. Boehner (Rupublikan-Ohio) menerima US$223.500 (sekitar Rp2,5 miliar) per tahun, sementara Ketua Senat Harry Reid (Demokrat-Nevada) dan Neil McConnell (Republiken-Kentucky) masing-masing menerima US$193.400 atau sekitar Rp2,2 miliar per tahun.
Pendapatan para anggota legislatif itu lebih kecil dari pada yang diterima oleh Wakil Presiden Joe Bidden US$230.700 (Rp2,6 miliar), apa lagi Presiden Barack Obama yang menerima gaji US$400.000 (sekitar Rp4,5 miliar) per tahun.
Namun tak satu pun dari para petinggi AS itu yang bicara soal penyisihan gajinya sebagai tanda simpati kepada para pegawai federal yang dirumahkan, tulis Washington Post, Selasa (8/10/2013).
Pada Senin tengah hari waktu Washington, sebanyak 204 anggota legislatif AS rame-rame bilang bakal mendonasikan gajinya selama masa partial government shutdown berlangsung yang kumpulkan pada rekening penampungan (escrow account). Di akun penampungan ini sudah ada anggota legilatif yang sudah menyumbangkan gajinya demi menyantuni para pegawai federal yang diperlopkan itu.
Total ada 100 orang senator dan 435 orang anggota Kongres AS, namun ya baru 204 orang itu yang rela mendonasikan gajinya kepada para korban partial government shutdown yang jumlahnya ratusan ribu itu. Kredibiltas AS kini sedang dipertaruhkan di kancah internasional.
Sumber : inilah.com

No comments:

Post a Comment