2.10 Analisa
Kelayakan Usaha Tani
Pada umumnya masyarakat Desa Giripurno sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan Apel. Adapun metodologi yang kami
lakukan dalam melakukan wawancara adalah sebagai berikut.
1. Menyurvei dan mencari Petani yang
ada di lahan
2. Menanyakan kesediaan petani
3. Mengajukan pertanyaan yang telah disiapkan
4. Mencatat data yang diperoleh
5. Melakukan analisis data
Cara untuk mendapatkan data usahatani yang dilakukan
petani di Dusun Giripurno petani yaitu, kami melakukan wawancara secara
langsung dengan salah satu petani,
caranya kami mendatangi petani yang berada di lahan, dan tentunya yang lahannya
kami gunakan sebagai titik pengamatan. Setelah itu kami menanyakan kesediannyauntukmelakukan
Tanya jawab, dan setelah bersedia dilakukan Tanya jawab sesuai dengan data yang diperlukan untuk analisis usahatani. Tujuan dari analisa kelayakan usahatani yaitu untuk melihat bagaimana nilai cost dan benefit mengalami perubahan pada tingkat discount rate yang lebih tinggi ataupun pada tingkat discount rate yang lebih rendah, sehingga memberi gambaran tentang besarnya pengaruh sebuah proyeksi usahatani yang berdampak terhadap kesejahteraan sosial masyarakat suatu daerah.
2.10.1 Analisis Usahatani Jeruk dan Apel atau Analisis Pendapatan pada Lahan dalam 1 Periode Bapak Jupri dan Bapak Bawon
1.
Biaya Produksi dan Pengeluaran :
a.
Penyiapan lahan
Ø 2 orang Buruh apel x 3 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 180.000
Ø 2 orang Buruh jeruk x 3 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 180.000
Ø Biaya mekanisasi
(gunting,cangkul,garpu) Rp
275.000
Total biaya penyiapan lahan Rp
535.000
b.
Pembibitan
Ø 1500 bibit apel (25.000/bibit) Rp 37.500.000
Ø 150 bibit jeruk (25.000/bibit) Rp 3.750.000
Ø 2 orang buruh jeruk x 2 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 120.000
Ø 7 orang buruh apel x 2 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 420.000
Total Biaya Pembibitan Rp 41.520.000
c.
Penanaman:
Ø 7 orang buruh apel x 4 HOK
(1 HOK laki-laki Rp 30.000,-) Rp 840.000
Ø 7 orang buruh jeruk x 1 HOK
(1 HOK laki-laki Rp 30.000,-) Rp 210.000
Total Biaya Penanaman Rp 1.050.000
d.
Pemupukan:
Ø Urea lahan apel 50 kg Rp 100.000
Ø Urea lahan jeruk 50 kg Rp 100.000
Ø NPK lahan apel 7500 kg Rp 13.125.000
Ø NPK lahan jeruk 750 kg Rp 1.312.500
Ø Pupuk kandang 150 kg (apel) Rp
48.000
Ø Pupuk kandang 12,5 kg (jeruk) Rp 4.000
Ø 4 orang buruh x 3 kali pemberian
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 360.000
Total Biaya Pemupukan Rp 15.049.500
e.
Penyiangan
Ø 50 buruh lahan apel
(4 kali penyiangan) Rp 6.000.000
Ø 4 buruh lahan jeruk
(2 kali penyiangan) Rp 240.000
Total Biaya Penyiangan Rp 6.240.000
f.
OPH
Ø Pestisida (3,25 Ha) Rp 325.000
Ø 4 orang buruh apel dan jeruk Rp 120.000
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-)
Total Biaya OPH Rp 445.000
g.
Panen
Ø 20 orang Buruh laki laki x 3 HOK
(1 HOK Rp 30.000,-) Rp 1.800.000
Ø 20 0rang buruh perempuan
(1 HOK Rp 25.000,-) Rp 1.500.000
Total Biaya Panen Rp 3.300.000
Total Pengeluaran biaya
produksi Rp 68.139.500
2.
Hasil Panen
a.
Hasil panen apel 19 ton Rp 133.000.000
b.
Hasil panen jeruk 1,8 ton Rp 12.600.000
Pendapatan Total Hasil Panen Rp
145.600.000
Total Pendapatan Rp 145.600.000
Total Pengeluaran biaya
produksi Rp 68.139.500
KEUNTUNGAN KOTOR Rp 77.460.500
Zakat 2,5 % Rp 1.936.512
TOTAL KEUNTUNGAN BERSIH Rp
75.523.988
2.10.2
Analisis Usahatani Apel atau Analisis Pendapatan pada Lahan dalam 1 Periode Bapak Thowaf
1.
Biaya Produksi dan Pengeluaran :
a.
Penyiapan lahan
Ø 100 orang buruh laki-laki
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 3.000.000
Ø 20 orang buruh perempuan
(1 HOK Rp 25.000,-) Rp 500.000
Ø Biaya mekanisasi
(gunting,cangkul,garpu) Rp 275.000
Total biaya penyiapan lahan Rp 3.775.000
b.
Pembibitan
Ø 360 bibit apel x 1 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 5.400.000
Ø 30 orang buruh apel x 1 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 900.000
Total Biaya Pembibitan Rp 6.300.000
c.
Penanaman:
Ø 18 orang buruh laki-laki
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 540.000
Total Biaya Penanaman Rp 540.000
d.
Pemupukan:
Ø Pupuk Za (36) kg Rp
63.000
Ø TSP 36 kg Rp 900.000
Ø Pupuk kandang Rp 1.800.000
Ø 7 orang buruh laki-laki x 3 kali pemberian
(1 HOK Rp 30.000,-) Rp 360.000
Total Biaya Pemupukan Rp 3.123.000
e.
Penyiangan
Ø 9 orang buruh laki-laki (2 kali)
(1 HOK Rp 30.000,-) Rp 540.000
Total Biaya Penyiangan Rp 540.000
f.
OPH
Ø Pestisida 75 liter Rp 7.500.000
Ø 9 orang buruh laki-laki
(1 HOK Rp 30.000,-) Rp 270.000
Total Biaya OPH Rp 7.770.000
g.
Panen
Ø 60 orang Buruh laki laki
(1 HOK Rp 30.000,-) Rp 1. 800.000
Total Biaya Panen Rp 1. 800.000
Total Pengeluaran biaya produksi Rp 23.848.000
2.
Hasil Panen
Ø Hasil panen apel 14 ton Rp 133.000.000
Pendapatan Total Hasil Panen Rp 133.000.000
Total Pendapatan Rp 133.000.000
Total Pengeluaran biaya produksi Rp 23.848.000
KEUNTUNGAN KOTOR Rp
109.152.000
Zakat 2,5 % Rp 2.728.800
TOTAL KEUNTUNGAN BERSIH Rp 106.423.200
2.10.3
Analisis Biaya Usahatani atau Analisis Pengeluaran pada Lahan dalam 1 Periode
Bapak Tubi
Ø 0,25 hektar tanah dari orang lain (sebagai Petani Penggarap) pada lahan
bapak Tubi
Ø hektar sewa lahan untuk digarap sendiri oleh bapak Tubi
1.
Biaya Produksi dan Pengeluaran :
a.
Sewa Lahan 0,25 ha (Jeruk) Rp
10.500.000
b.
Penyiapan lahan
Ø 7 orang Buruh apel x 1 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 210.000
Ø 2 orang Buruh jeruk x 1HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 60.000
Ø Biaya mekanisasi
(gunting,cangkul,garpu) Rp 275.000
Total biaya penyiapan lahan Rp 545.000
c.
Pembibitan
Ø 1500 bibit apel (25.000/bibit) Rp 37.500.000
Ø 150 bibit jeruk (25.000/bibit) Rp 3.750.000
Ø 2 orang buruh jeruk x 2 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 120.000
Ø 7 orang buruh apel x 2 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 420.000
Total Biaya Pembibitan Rp 41.520.000
d.
Penanaman:
Ø 7 orang buruh apel x 4 HOK
(1 HOK laki-laki Rp
30.000,-) Rp 840.000
Ø 7 orang buruh jeruk x 1 HOK
(1 HOK laki-laki Rp 30.000,-) Rp 210.000
Total Biaya Penanaman Rp 1.050.000
e.
Pemupukan:
Ø Urea lahan apel 50 kg Rp 100.000
Ø Urea lahan jeruk 50 kg Rp 100.000
Ø NPK lahan apel 7500 kg Rp 13.125.000
Ø NPK lahan jeruk 750 kg Rp 1.312.500
Ø Pupuk Za lahan apel 50 kg Rp 450.000
Ø Pupuk Za lahan jeruk 50 kg Rp 450.000
Ø Pupuk kandang 150 kg (apel) Rp
48.000
Ø Pupuk kandang 12,5 kg (jeruk) Rp 4.000
Ø 5 orang buruh x 3 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 450.000
Total Biaya Pemupukan Rp 16.039.500
f.
Penyiangan
Ø 50 buruh lahan apel
(4 kali penyiangan)
Rp 6.000.000
Ø 4 buruh lahan jeruk
(2 kali penyiangan) Rp 240.000
Total Biaya Penyiangan Rp 6.240.000
g.
OPH
Ø Pestisida (3,25 ha lahan sendiri dan yang sewa) Rp 325.000
Ø 4 orang buruh lahan apel
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 120.000
Ø 2 orang buruh lahan jeruk
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp 60.000
Total Biaya OPH Rp
605.000
h. Panen
Ø 15 orang Buruh x 4 HOK
(1 HOK laki laki Rp 30.000,-) Rp
1.800.000
Ø 5 orang Buruh x 4 HOK
(1 HOK perempuan Rp 25.000,-) Rp 500.000
Total Biaya Panen Rp 2.300.000
Total Pengeluaran biaya produksi Rp 78.799.500
2.
Hasil Panen
Ø Hasil panen apel 18 ton Rp 126.000.000
Ø Hasil panen jeruk 1,6 ton Rp 11.200.000
Pendapatan Total Hasil Panen Rp 137.200.000
Total Pendapatan Rp 137.200.000
Total Pengeluaran biaya produksi Rp 78.799.500
KEUNTUNGAN KOTOR Rp 58.400.500
Zakat 2,5 % Rp 1.460.012
TOTAL KEUNTUNGAN BERSIH Rp 56.940.488
Keterangan:
Ø Harga apel pada tingkat tengulak per kilogram Rp 7.000,-
Ø Harga jeruk pada tingkat tengulak
per kilogram Rp 7.000,-

No comments:
Post a Comment