//code starts//
Ads by Google

Get This Pop-up Window

Your Adsesne Code Here


//code ends//

Sunday, February 19, 2017

Tas Cantik Murah Meriah berhadiah boneka

Yuk dibeli tas cantik dapat boneka
Buat pacar, ibu, adik, anggota keluarga lain, teman dan sahabat.
Cocok untuk dipake sehari hari serta untuk hadiah ultah, hari jadian pacaran, wisuda, hari valentine dan hadiah lainnya.
Beli tas sudah termasuk dapat boneka. bahan tas dari safiano.
Harga cuma 80.000 aja.
Selengkapnya bisa hubungi lewat WA dan sms







Friday, December 25, 2015

Apa Rahasia Para Traveler yang Bisa Terus-Terusan Traveling Tanpa Kehabisan Uang?

Banyak orang beranggapan cara untuk bisa sering travelingadalah dengan menjadi kaya terlebih dahulu atau mempunyai pekerjaan yang berkaitan dengan travel. Pada kenyataannya tidak selamanya harus seperti itu. Simak tips dari 8 frequent traveler berikut ini dan baca juga Merekomendasi mereka untuk destinasi liburan akhir tahun!

1. Muhammad Arif Rahman

Saat ditanya tentang cara Arif membiayai perjalanannya, ia menjawab, “Sudah tiga tahun belakangan saya membiayai perjalanan dengan cara mencari penghasilan lain, di luar gaji kantor. Selain itu, kalian (pembaca) juga harus membuka rekening khusus yang digunakan untuk traveling, sehingga tidak mengganggu konsumsi utama (untuk hidup).”
Untuk destinasi liburan akhir tahun, Arif merekomendasikan Sydney. Sydney memiliki salah satu agenda perayaan tahun baru yang paling meriah di dunia dan berlangsung tepatnya di Opera House. Selain itu, Jepang, terutama di Sapporo atau Nagano, Bali, dan Hong Kong, terutama di area Avenue of Stars dan Victoria Harbour menjadi lokasi perayaan tahun baru yang tidak kalah menarik.

2. Firsta Yunida

Bagaimana cara Firsta membiayai perjalanannya selama ini? “Dengan bekerja dan memang harus menyisihkan sebagian uang, ditabung untuk biaya liburan, dan rajin lihat promo-promo untuk akomodasi atau memanfaatkan situs seperti Skyscanner supaya bisa mendapatkan great deals!”, jawabnya.
Firsta menambahkan, “Kiat lain adalah dengan diversifikasi penghasilan (dalam kasus Firsta, ia melakukan travel consultancy dan menulis), sehingga saya masih bisa bekerja dan menghasilkan uang bahkan ketika sedang travelling. Selama ada koneksi internet!”
Berbeda dengan Arif, Firsta merekomendasikan Raja Ampat sebagai destinasi liburan akhir tahun. “Saya menghabiskan satu minggu di Raja Ampat pada penghujung 2012. Perayaan tahun baru di Raja Ampat kala itu jauh dari hingar bingar dan saya rasa adalah alternatif yang menyenangkan bagi pejalan yang menginginkan suasana akhir tahun yang lebih tenang dan relaks. Bisa juga jadi kesempatan untuk refleksi diri sendiri.”

3. Rijal Fahmi Mohamadi

Bagi Fahmi, sumber dana utamanya untuk traveling _adalah dari uang hasil bekerja. Ia menjelaskan, “(Pekerjaan) apa aja asal halal, tapi pekerjaan utama sekarang kebetulan nggak jauh-jauh dari dunia traveling juga. Nulis travel blog sendiri, sama nulis buat company. Tips? Nggak ada tips khusus kalau buat perjalanan yang bayar sendiri. Yang ada ya kerja-kerja-kerja, lalu traveling. Kalau mau yang gratisan, coba ikutan lomba atau kuis yang hadiahnya traveling. Terus, yang punya travel blog, bisa pitching sponsor sana sini, siapa tahu ada yang khilaf bayarin traveling,”_ ujarnya sambil tertawa.
Destinasi liburan akhir tahun rekomendasi Fahmi adalah Kota Malang dan Kota Batu di Jawa Timur. “Dua kota itu tempat liburan akhir tahun yang sempurna buat yang doyan sama makanan, museum, dan alam. Dari Malang mau melipir ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga bisa”, jawabnya.

4. Susan dan Adam Poskitt

Awalnya Susan dan Adam membiayai trip dari tabungan yang sudah lama sekali mereka kumpulkan. Akhirnya mereka pun berusaha mencari income yang dihasilkan dari traveling.“Saat ini kami mendapatkan income baik direct maupun indirect melalui tulisan di blog, tulisan di majalah/koran, menulis buku, menjadi pembicara, dll.”, ujar Susan.
Adam menambahkan, “Kalau memang ingin traveling secara long term/sering, carilah sumber penghasilan yang memang bisa mendukung hal tersebut. Dan perlu diingat bahwa masing-masing punya jalannya sendiri. Tidak perlu meniru apa yang orang lain lakukan karena masing-masing punya skill yang berbeda. Kalau tidak bisa nulis tidak perlu memaksakan diri untuk jadi travel writer. Beberapa pekerjaan lain yang bisa dilakukan di mana pun sehingga tidak menghalangi hobi traveling, seperti web designer, computer programming, volunteering, cruise ship staff, dll.”
Untuk destinasi liburan akhir tahun domestik, mereka merekomendasikan Flores di NTT atau Danau Toba di Sumatera Utara. Sementara untuk destinasi luar negeri, mereka merekomendasikan Australia, Georgia, Armenia, Turki, atau New Zealand.

5. Rifqy Faiza Rahman

Apakah mahasiswa tidak bisa sering traveling? Ternyata, Rifqy membuktikan hal sebaliknya. Ia bercerita, “Karena saya masih mahasiswa dan belum memiliki penghasilan tetap, maka tentu orang tua adalah penyokong dana utama. Namun bukan berarti saya menodong mereka untuk minta uang saku. Dari uang kiriman bulanan, saya sisihkan sebagian untuk keperluan traveling. Memang tak instan, kalaupun kebelet traveling tapi uang saku terbatas, saya biasanya melarikan diri ke tempat yang tak jauh dari kota tempat kuliah, khususnya ke wisata alam yang bisa ditempuh sehari, itu sudah cukup bagi saya. Namun, intinya adalah mau menabung dan berani mengambil keputusan”.
Bagi Rifqy, “Akhir tahun identik dengan musim hujan. Kalau pengalaman saya sih, saya biasanya melewati hari-hari pergantian tahun dengan jalan-jalan ke tempat yang enak buat bersantai, tidak terlalu bersusah payah dan berbasah-basahan mendaki gunung demi melihat kembang api dari puncak gunung.” Oleh karena itu, ia lebih merekomendasikan Yogyakarta. “Supaya tak capek terjebak kemacetan di Malioboro, saya merekomendasikan untuk berwisata di luar kotanya. Di Gunung Kidul banyak atraksi menarik, terutama pantai untuk camping. Menanti senja terbenam di Pantai Parangtritis atau mengunjungi kampung-kampung batik di Bantul dan menginap di sekitar sana supaya bisa berbaur dan menikmati pergantian tahun dengan warga lokal, bahkan hingga ke kawasan Kaliurang, Sleman, menikmati kesederhanaan pergantian tahun di kampung-kampung di lereng Gunung Merapi,” tandasnya.

6. Tesya Sophianti

Bagaimana jika sudah berkeluarga dan mempunyai anak, apakah bisa sering travelingjuga? Tesya menjawab, “Saya dan suami pekerja kantoran, basically kami membiayai trip kami dari bonus akhir tahun. Kami membuat alokasi khusus untuk dana liburan dari bonus tersebut.”
Ia memberikan tips berikut, “Prepare your trip well! Kami ini kan kalau jalan-jalan berempat bersama anak-anak, ditambah lagi cuti dari kantor diberikan secara massal, yaitu saat lebaran plus tahun baru. Cara kami mensiasati biaya liburan keluarga yang mahal saat peak season adalah membeli tiket dan memesan penginapan satu tahun di muka. Untuk penginapan, saya memilih "pay later option" dan "free cancelation". Jadi jika ada perubahan rencana, pemesanan hotel dapat saya batalkan”.
Untuk liburan akhir tahun, tempat favorit Tesya dan keluarganya adalah Sydney. Ia menjelaskan, “Alasan utama saya tentu karena kerennya Sydney New Years Eve. Pesta kembang api di daerah Sydney Opera House dan Sydney Harbour Bridge ini saya liat setiap tahun di televisi. Jadi ketika akhirnya berkesempatan untuk melihat langsung pesta kembang api, I was thrilled!”

7. Kenny Santana

Founder @KartuPos ini membiayai perjalanannya dengan cara menjual hasil tulisan atau foto di media cetak, menjual jasa buzzer di media sosial, dan jadi host di Airbnb. Ia pun memiliki tips untuk traveling dengan biaya terbatas, “Kalau budget terbatas bisa disiasati dengan mencari tiket pesawat promo, cari ke destinasi yang tidak lazim sehingga harganya biasa lebih bersahabat, tulis pengalaman kalian dalam blog atau coba dikirim ke media cetak. Nanti kalau keterusan bisa jadi profesi dan traveling pun bisa makin sering,”ujarnya.
Untuk destinasi liburan akhir tahun, terutama dalam rangka merayakan pergantian tahun, Kenny sangat merekomendasikan Islandia. Ia menjelaskan bahwa musim dingin menjadi saat yang tepat bagi traveler untuk melihat Aurora Borealis yang menakjubkan.

8. Indri Juwono

Untuk membiayai traveling, Indri menabung. Ia menyisihkan sebagian uang gaji bulanan dalam satu rekening tersendiri untuk membiayai perjalanan-perjalanan kecil (weekend trip). Ia menambahkan, “Karena traveling bagiku merupakan suatu kebutuhan, jadi diupayakan punya anggaran untuk itu, tentunya sesudah kebutuhan primer, sekunder, atau tersier terpenuhi. Sementara untuk membiayai perjalanan yang agak panjang dan lama, biasanya aku mensiasati dengan mengambil waktu sesudah lebaran. Dengan begitu, aku bisa menabungkan uang THR, yang agak besar, untuk modal melakukan perjalanan agak panjang.”
Selain itu, beberapa honorarium dari tulisan-tulisannya yang dimuat di media juga ia masukkan ke dalam rekening tadi Ia pun memberikan tips untuk hidup hemat sehari-harinya. Ia menceritakan, “Saya hidup hemat setiap hari kerja dengan naik kendaraan umum ke mana-mana dan membawa bekal makan siang sendiri. Lagipula kalau tidak penting-penting amat, membawa kendaraan sendiri itu melelahkan”.
Indri merekomendasikan Gunung Rinjani di Lombok sebagai destinasi liburan akhir tahun. Menurutnya kunjungan ke Gunung Rinjani memerlukan sejumlah persiapan. Ia menjelaskan lebih lanjut, “Menyusuri punggungan menuju puncak gunung tertinggi kedua di Indonesia ini memang menjadi impian banyak orang. Mental, fisik, dan persiapan mutlak dilakukan sebelum memulai pendakian yang memakan waktu 4-5 hari ini. Tetapi perlu diingat untuk memerhatikan cuaca sebelum berangkat, karena terkadang akhir tahun sering ada hujan. Persiapkan perbekalan sebaik mungkin”.

Menabung dan memiliki anggaran khusus untuk traveling, hidup hemat, dan mencari penghasilan tambahan ternyata menjadi sejumlah tips dari kedelapan frequent traveler untuk bisa sering berlibur.
sumber (skyscanner.co.id)

Sunday, December 20, 2015

Jaga Pola Makan, Ini 3 Kesalahan Orang Indonesia



INFO SEHAT, Jakarta -Gangguan kesehatan yang seringkali menyerang kebanyakan kita karena ada tiga faktor yang dianggap telah menjadi kebiasaan.

"Yaitu kurang bergerak atau olahraga, kurang protein kebanyakan karbohidrat dan salah makan lemak," ujar Chef Edwin dalam acara Buavita Makin Sebarkan Semangat Gaya Hidup Sehat Bersama 'Tiga Duta Frutarian' di Jakarta, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, dengan berolahraga atau latihan fisik, ini bukan masalah yang besar ketika seseorang gemar makan makanan enak dan banyak makan.

"Asal diimbangi berolahraga ini tidak akan menjadi masalah apakah kita suka makan banyak atau makanan-makanan beragam lainnya. Tidak perlu dibatasi-batasi asal tubuh digerakkan," katanya.

Kesalahan kedua, lanjut Chef kelahiran Makassar pada 1982, yaitu budaya masyarakat kita yang lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat daripada protein.

Chef Edwin menyayangkan negara kita yang kaya akan sumber makanan laut atau jenis ikan-ikanan lainnya justru sangat rendah akan konsumsi ikannya yang merupakan sumber protein bagus untuk kesehatan.

Namun justru lebih menyukai makan makanan siap saji atau junkfood yang kandungan karbohidratnya tinggi.

Kebiasaan salah ketiga, lanjut chef yang bertubuh kekar ini adalah masyarakat kita yang salah makan lemak. "Lebih banyak makan makanan tinggi lemak jenuhnya daripada lemak tak jenuhnya," ujarnya.

Misalnya kebiasaan yang menyenangkan namun sebenarnya tidak sehat, seperti jajan gorengan yang digoreng dengan minyak yang sudah berulang-ulang dipakai.

Juga budaya makan buah-buahan, yang menurut Chef Edwin, sangat kurang pada masyarakat kita. Lagi-lagi ia menyayangkan, sebagai penghasil buah terbesar kebiasan makan buah di negara kita justru sangat rendah dibanding negara tentangga, yaitu hanya dua liter tiap tahun.

"Mau makan enak apa saja, asal dibarengi dengan makan buah ini akan menyeimbangkan. Tak hanya kaya vitamin dan serat, makan buah bisa membersihkan plak-plak yang menempel pada pembuluh daerah akibat dari makanan-makanan itu," tegasnya
Sumber : inilah

Saturday, December 19, 2015

Berapa Biaya “Upgrade” dari SIM C Menjadi C1 dan C2?


Ragam info - Aturan baru Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang dikelompokkan (C, C1, C2) berdasarkan besarnya kapasitas mesin sepeda motor akan diberlakukan Juli 2016. Sebelum memperoleh SIM tersebut, para bikers harus mengikuti ujian teori dan praktik.
Lantas pertanyaannya adalah, apakah ada perbedaan biaya antara saat membuat SIM C ke C1 dan C2?
“Biayanya masih dibahas di Kementerian Keuangan untuk revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 tentang PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan kita sedang menunggu keputusannya itu,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Condro Kirono kepada KompasOtomotif di Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2015) malam.
Condro menambahkan, untuk membuat SIM C baru biayanya tidak berubah, yakni Rp 100.000, dan perpanjang Rp 75.000.  Menurutnya, pembuatan SIM C1 dan C2 akan sedikit lebih mahal, tapi tidak tahu berapa biaya pastinya.
“Kita tunggu saja hasil keputusan dari Kementerian Keuangan. Tapi pembuatan SIM C baru tidak akan ada perubahan biaya, tetap Rp 100.000,” kata Condro.
Nantinya, SIM C itu sendiri akan menjadi dasar atau untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 250 cc, C1 motor di atas 250 cc, dan C2 motor di atas 500 cc.
Sumber : kompas
Penulis: Aditya Maulana 

Begini Mekanisme Aturan Baru SIM C


Ragam info - Pihak Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus menggodok pembagian golongan untuk surat izin mengemudi (SIM) C berdasarkan kapasitas mesin sepeda motor di Indonesia.

Menurut Kakorlantas Polri Irjen Condro Kirono, informasi terbaru yang bisa diumumkan adalah mengenai mekanisme pengelompokannya.
Jenderal berbintang dua itu menjelaskan, tahun depan, SIM C akan dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni SIM C, C1, dan C2. SIM C itu sendiri akan menjadi dasar atau untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 250 cc, C1 motor di atas 250 cc, dan C2 di atas 500 cc.
"Jadi, nanti yang punya motor 250 cc masih bisa menggunakan SIM C, tetapi jika sudah di atas 250 cc harus C1. Begitu juga pemilik motor di atas 500 cc harus mengantongi SIM C2," ujar Condro kepadaKompasOtomotif di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2015) malam.
Namun, untuk mendapatkan SIM C1 dan C2, lanjut Condro, pengguna motor wajib memiliki SIM C terlebih dulu. Sebab, SIM C itu sifatnya sebagai dasar. Setelah itu, bikers akan melewati tahap ujian yang berdasarkan kapasitas motor miliknya.
"Nanti setelah mendapatkan SIM C1 atau C2, SIM C-nya itu akan ditarik dan diganti dengan SIM baru yang mereka buat berdasarkan kapasitas mesin sepeda motornya. Kalau yang belum punya SIM C tidak bisa bikin SIM C1 dan C2," katanya.
Condro melanjutkan, dengan begitu, pengguna sepeda motor tidak akan ada yang memiliki SIM ganda karena SIM lamanya akan ditarik.
"Jadi, nantinya itu, yang punya SIM C1 bisa mengendarai motor dengan kapasitas hingga 500 cc dan C2 bisa mengendarai motor dari 500 cc ke atas, atau bisa juga di bawah 500 cc karena SIM C2 itu paling tinggi," ujarnya.
Penulis: Aditya Maulana
Sumber: kompas

Cara Mudah Cegah Cegukan


Ragam info - Siapa pun tentu pernah mengalami cegukan. Walaupun terdengar sepele cegukan sering kali membuat kita merasa terganggu. Umumnya cegukan terjadi dalam waktu singkat. Seperti menguap, cegukan juga merupakan kebisaan umum yang terjadi dalam tubuh kita.

Menurut Dr. Lourdes DelRosso, asisten profesor pediatri di Universitas Pennsylvania, cegukan merupakan proses kontraksi singkat otot utama yang terlibat dalam respirasi.

Pada dasarnya, cegukan terjadi ketika diafragma kita yang mengalami kontraksi secara tiba-tiba. Pengetatan ini akan memaksa untuk menutup ruang antara pita suara. Lalu timbulah suara “hik”.

Biasanya penyebab cegukan terjadi bila kita makan teralu cepat, mengunyah permen karen, dan menyeruput minuman berkarbonasi. Hal-hal itu merupakan aktivitas yang bisa membuat udara masuk ke tenggorokan, tempat yang bukan semestinya.

Kita perlu berhati-hati apabila mengalami cegukan yang berlangsung lebih dari dua hari. DelRosso mengatakan mungkin terdapat hal yang serius yang terjadi di dalam tubuh kita. Cegukan yang lama juga dapat terjadi pada orang yang menderita kanker stadium lanjut.

DelRosso dan rekannya juga pernah menerbitkan sebuah studi tentang kasus cegukan. Studi tersebut mengenai seorang pria dengan umur 60 tahun yang telah mengalami cegukan hampir non-stop selama setahun penuh.

Ia menyarankan refleks cegukan yang berlangsung lama perlu mengkonsultasikan ke ahli medis.

Dengan makan dengan santai, mengurangi konsumsi minuman berkarbonasi dan tidak banyak mengunyah permen karet, kita dapat mencegah terjadinya cegukan.
Editor: Lusia Kus Anna
SumberIntisari Online dan kompas

6 Cara Ini Bantu Meningkatkan Kecerdasan Anda


Ragam info - Anda pasti pernah mendengar pepatah Latin yang berbunyi Men sana in corpore sano atau di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang kuat (healthy mind in healthy body). Atau, pepatah dari filsuf terkenal Rene Descarte, Cogito ergo sum alias aku berpikir maka aku ada.
Dua pepatah itu, bagaimanapun juga, menggambarkan bahwa selain membutuhkan tubuh yang sehat, manusia juga memerlukan otak yang mumpuni.
Otak adalah pusat kendali gerak dan laku kita. Bahkan, gerakan yang disebut spontan sekalipun sebenarnya berasal dari perintah otak.
Otak memiliki beberapa bagian dan tiap bagiannya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Di sanalah keterampilan kita berproses dan terbentuk. Kabar baiknya, bagian-bagian otak itu bisa dilatih dengan cara yang sederhana seperti di bawah ini.
Hasil yang akan Anda dapat, beragam kemampuan Anda akan berkembang, bukan hanya kemampuan kognitif tapi juga kemampuan fisik.

1. Kecerdasan berbahasa
Lokasi otak: Hemisfer kiri (kebalikannya pada orang kidal)
Cara kerja: meningkatkan kemampuan bahasa hingga sampai ke tingkat seni seperti kemampuan membuat dan mengapresiasi puisi, kemampuan menulis dan bicara di depan publik.
Cara meningkatkannya: Banyak membaca, melakukan permainan kata-kata dan kosa kata.

2. Kecerdasan logis-matematis
Lokasi otak: Depan dan lobus parietal
Cara kerja: Mengumpulkan dan mengonsolidasikan informasi dengan cepat. Para ilmuwan, insinyur, ahli statistik adalah orang-orang yang otak depan dan lobus parietalnya aktif dan terlatih.
Cara meningkatkannya: Latihan berhitung di luar kepala (tidak menggunakan  kalkulator).

3. Keterampilan Tata Ruang
Lokasi otak: belahan kanan
Cara kerja: Membayangkan bentuk di dalam otak, "memanipulasi" benda dan bentuk. Contoh profesi yang aktif menggunakan otak belahan kanan adalah pilot, arsitek dan pembuat peta.
Cara meningkatkannya: Bermain catur, teka-teki, jigsaw dan origami.

4. Kemampuan interpesonal
Lokasi otak: lobus depan
Cara kerja: Membaca karakter,  emosi dan keinginan orang lain. Profesi yang banyak menuntut penggunaan lobus depan adalah tenaga penjualan, guru, manajer, motivator.
Cara meningkatkannya: Aktif bicara di depan orang lain, kemudian evaluasi reaksi mereka terhadp kata-kata, bahasa tubuh dan suara Anda. Untuk memupuk keberanian, Anda bisa berlatih terlebih dulu di depan cermin.

5. Kecerdasan  bermusik
Lokasi otak: belahan kanan (kebalikannya pada orang-orang  kidal)
Cara kerja: Mengenali dan mengingat tempo,  melodi dan irama. Komposer dan musisi adalah orang-orang yang banyak bekerja dengan otak belahan kanan.
Cara meningkatkannya: Mendengarkan beragam jenis musik termasuk yang terdengar asing bagi Anda.

6. Keterampilan fisik
Lokasi otak: motor cortex
Apa yang mereka lakukan: Mengoordinasikan antara apa yang tergambar di otak ke dalam gerakan. Contoh profesi yang menuntut keterampilan fisik di atas rata-rata adalah atlet dan penari.
Cara meningkatkannya: Berolahraga secara individu atau  bergabung dengan tim olahraga. 
Penulis: Lily Turangan
Editor: Bestari Kumala Dewi
SumberReader's Digest dan kompas